PARTAI Gerindra belum membahas calon wakil presiden untuk Pemilihan Presiden atau Pilpres 2029 jika Prabowo Subianto maju kembali untuk periode keduanya nanti. Beberapa partai pendukung Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan dukungan untuk pendiri Partai Gerindra ini menjabat dua periode.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengatakan partainya belum membahas Pilpres 2029 "(Tahun) 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun," kata Sugiono di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Hingga saat ini, kata Sugiono, Gerindra belum mendiskusikan calon pendamping Prabowo di pemilihan selanjutnya. "Kami enggak pernah, belum pernah membuka pembicaraan itu (soal calon wakil presiden)," ucap Menteri Luar Negeri di kabinet Prabowo ini.
Pada Pilpres 2024 kemarin, Prabowo Subianto didampingi Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Gibran, yang lalu memenangkan Pilpres bersama Prabowo, adalah anak sulung dari presiden yang ketika itu menjabat, Joko Widodo. Pencalonan Gibran diwarnai perubahan aturan soal batas usia calon wakil presiden di Mahkamah Konstitusi.
Saat ini, sejumlah partai telah menyatakan ingin Prabowo maju untuk periode kedua. Sugiono mengapresiasi dukungan ini. "Kami terima kasih atas dukungannya. Kemudian yang saya tangkap, semua ini berawal dari cita-cita yang sama, keinginan yang sama, napas yang sama," ujarnya.
Sugiono mengklaim pemerintah telah berhasil konsisten menjalankan program-program seusai dengan komitmen awal. Dia menilai konsistensi itu juga dirasakan oleh para sekutu politik Presiden Prabowo sehingga mereka yakin untuk terus bersama.
Beberapa partai pendukung pemerintah sebelumnya menyatakan ingin Prabowo maju dua periode. Namun, mereka kompak menyatakan pilihan calon wakil presiden pada 2029 nanti belum tentu jatuh ke Gibran Rakabuming Raka.
Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya, memastikan akan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto selama dua periode. Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mengatakan tidak ada perdebatan di internal partainya mengenai calon presiden yang akan diusung di Pemilihan Presiden 2029. "Bagi kami sudah sebuah pilihan natural untuk mendukung Prabowo kembali nanti di 2029," kata Eddy, di kompleks DPR, Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026.
Ia melanjutkan, keputusan bulat PAN untuk mendukung Prabowo kembali maju di Pilpres 2029 tak serta-merta membuat partai pimpinan Zulkifli Hasan itu akan sepakat mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden di pemilihan presiden mendatang. Eddy mengatakan partainya masih melihat opsi-opsi terbaik yang bisa mendampingi Prabowo di 2029."Paket (capres-cawapres) harus ada simbiosis, bisa bekerja sama dengan baik, ada juga dukungan elektoralnya," kata Eddy.
Ia mengatakan akan ada banyak pertimbangan bagi partainya untuk menentukan figur calon wakil presiden di pemilu mendatang. Namun, Eddy menegaskan bukan tidak mungkin Zulkifli Hasan dapat diusung untuk mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden di 2029. "Partai politik sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya," kata dia.
Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga telah menyatakan dukungan untuk periode kedua Prabowo. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan ini usai menghadiri audiensi dengan Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
Muhaimin meyakini Prabowo bakal sukses memimpin selama lima tahun jabatannya. Tak hanya itu, Muhaimin menyatakan dukungannya supaya Prabowo menjabat minimal sepuluh tahun. "Kami pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,“ ucap Muhaimin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026.
Adapun menyoal apakah dukungan yang sama turut diberikan untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Muhaimin enggan menjawab dengan lugas. Menurut Muhaimin, PKB belum membicarakan siapa calon wakil presiden yang akan diusung pada pemilihan umum 2029 mendatang. "Oh belum dibahas. Belum," tutur Muhaimin.
Sebelumnya, wacana Prabowo-Gibran dua periode diutarakan oleh Joko Widodo saat ditemui wartawan di rumahnya di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat, 30 Januari 2026. Saat itu, Jokowi dimintai tanggapan soal pernyataan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, yang menyebut Gibran berpotensi menjadi kompetitor kuat di kontestasi pemilihan presiden 2029.
Pernyataan Ahmad Ali itu disampaikan dalam Podcast Gaspol Kompas.com yang tayang Kamis, 22 Januari 2026. Menanggapi itu, Jokowi memberikan komentar singkat. "Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode. Udah, itu saja," ucap Jokowi.

9 hours ago
1




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5198392/original/009565300_1745546901-Clair_Obscur_Expedition_33_02.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442228/original/014176900_1765531627-Star_Wars_Fate_of_the_Old_Republic__Dok.Gamespot_.jpeg)

English (US) ·